Anda Jatuh, Namun Jangan Hancur Bila Terjadi

Pikiran positif memang diperlukan, tetapi tidak mesti takut akan sesuatu yang dianggap “negatif”. Tiap orang yang sukses hidupnya selain ia memiliki pikiran positif, ia harus memiliki kemampuan negatif. “Kemampuan Negatif” apa ? “Kemampuan Negatif” yang maksud di sini adalah “kapasitas kemampuan untuk menerima kesulitan dan frustrasi serta hidup dengan kesalahan dan kegagalan tanpa menjadi patah semangat atau cemas”.

Bila kita telusuri mengenai tipe orang jika dilihat dari segi kepemilikan pikiran positif dan kemampuan negatif-nya, maka akan terbagi kepada 4 tipe, yaitu :

1. Pikiran Positif Tinggi + Kemampuan Negatif Rendah, maka orang ini punya pikiran positif, tetapi tidak mampu menahan stres dan kesusahan bila mengalami kesulitan;

2. Pikiran Positif Tinggi + Kemampuan Negatif Tinggi, maka orang ini memiliki pemikiran positif dan siap menghadapi kapanpun dan di manapun dia jatuh, sebab dunia tidak pernah sama, kadang ada di atas, tapi lain waktu ada di bawah;

3. Pikiran Positif Rendah + Kemampuan Negatif Rendah, maka orang ini adalah orang yang kaku pesimis yang selalu merasa mereka adalah korban dan tidak cukup kuat bertahan;

4. Pikiran Positif Rendah + Kemampuan Negatif Tinggi, maka orang ini adalah pemikir negatif yang bisa bertahan dalam sebab-sebab negatif mereka.

Pahamilah oleh anda pikiran positif itu berada di “Alam mental”, sedangkan kemampuan negatif kita berada di “Alam emosi”. Menurut penelitian menyebutkan bahwa manusia sebagian besar pola hidupnya didominasi oleh “Pemikiran sadar” yang ada di otak (alam mental) yang hanya 12 % saja, sedangkan “Pemikiran bawah sadar” yang ada di hati atau alam perasaan yang sebesar 88 % jarang kita gunakan. Mungkin hal inilah yang bisa menjelaskan mengenai banyaknya pemikir positif tetapi mereka gagal dalam mencapai tujuan mereka, karena tidak mampu menahan kekecewaan, kepedihan dan kesukaran dalam perjalanan menuju cita-cita mereka alias tidak memiliki kemampuan negatif.

Adapun kalau kita telusuri lebih lanjut mengenai “Kemampuan Negatif dan Pikiran Positif” dalam konsep Islam, maka “Kemampuan Negatif” adalah nama lain dari ”Tawakal” yang berarti berserah diri kepada Allah SWT atas apa yang menimpa kepada dirinya, baik itu hal yang buruk maupun hal yang baik. Sedangkan “Pikiran Positif” adalah nama lain dari ”Husnudzdzon” yang berarti : segala sesuatu yang menjadi prasangka negatif dalam hidup diubah menjadi prasangka positif, karena menyadari bahwa semua hal yang terjadi atas qodlo dan qodarnya Allah SWT, pemilik kita Yang Maha Sempurna.

Sekarang kita tahu ternyata ada istilah lain dari tawakal dan husnudzon yang menurut Islam merupakan dua hal yang baik yang harus senantiasa dilaksanakan, sedangkan menurut para pemikir saat ini adalah fenomena baru yang sedang menjadi bahan analisis. Perlu kita cermati, konsep Islam yang paripurna, saat ini terkadang sedikit tumpul, menurut sebagian orang, disebabkan penyajian istilah yang ada hanya sebatas pengertian tanpa ada pemahaman secara menyeluruh, akan tetapi setelah menjamurnya penelitian di bidang motivasi, psikologi, potensi diri dan otak manusia, esensi ajaran Islam dapat dengan mudah dipahami. Sadarkah anda, ternyata Islam adalah jawaban di atas segala kegalauan yang menyelimuti anda. Pahamilah !

(Disarikan dari buku “From KSE to KBE” & “Quantum Ikhlas”)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s