Rasa Sakit Menghilangkan Dosa

Pohon menggugurkan daunnya laksana hati yang meranggaskan dosanya. Hati berdosa mampu dibersihkan dengan rasa sakit yang menghimpit dan mendera tubuh serta pikiran. Rosululloh Saw pernah sakit keras, sakit beliau layaknya rasa sakit yang ditimpakan kepada dua orang. Kemudian beliau dijenguk oleh sahabatnya yang bernama Abdullah bin Mas’ud. Dengan penuh kekhawatiran dan kasih sayang ibnu Mas’ud ini mengusap badan Rosul yang sakit dan berdo’a kepada Alloh sebagaimana do’a yang diajarkan oleh beliau. Rosululloh pun bersabda kepada sahabatnya itu, bahwa rasa sakit jangan dicela, akan tetapi harus diyakini sebagai penebus dan penghapus dosa dan noda jiwa.
Ibnu Mas’ud tengah menjenguk Rosululloh Saw, ini berarti dia sebagaimana yang disabdakan Rosul sedang berada dalam kebun surga nan indah dan menawan, selama dia masih bersama si sakit. Sahabat Rosul yang lain pun pernah mendengarkan anjuran Rosululloh berkenaan dengan orang yang sakit ini, sahabat ini bernama Tsauban, dengan ucapannya agar senantiasa si sakit dijenguk biar diri kita tetap di dalam surga yang sejuk dan kita akan berjumpa di surga dengan orang yang sakit tersebut, jika ia penghuni surga. Allah SWT pernah berfirman : “Para hambaku tidak pernah menjengukku, tidak memberiku makan dan minum.” Allah Maha Besar dari segala kekurangan. Ternyata firman Allah tersebut ditujukan bagi hamba Allah yang taat, tetapi ia tidak mau menjenguk saudaranya yang lain juga tidak mau memberi makan dan minum. Betapa Allah menyayangi hamba Allah yang sakit, kelaparan dan kehausan.
Sahabat Rosul itu berkata : “Wahai Rosul, berobatlah !”. Rosul menjawab, bahwa ijin Alloh yang terdapat pada obat itulah yang mampu mengubah sakit menjadi sehat. Perlu pula disadari bahwa rasa sakit merupakan obat itu sendiri. Ada sahabat wanita Rasulullah, Ummu Musayyib atau Ummu Saib yang panas dan demam, tetapi karena dia tak mampu menahan rasa panas itu, ia mencela sakit tersebut. Rasul mengisyaratkan bahwa tukang besi mampu menghilangkan karat pada besi sebagaimana rasa demam pada tubuh mampu menghapus karat pada hati kita berupa jelaga dosa. Jangan cela rasa sakit karena rasa sakit kadang merupakan obat pula, tetapi obat hati kita.
Kekuatan do’a mampu pula menghapus sakit, terlebih do’a dari seorang Rasul. Pilih sembuh dengan do’a mengangkasa atau tetap kau sakit membelit hidup ? tawaran Rasulullah kepada salah seorang perempuan hitam legam yang dijanjikan masuk surga. Pilihan wanita itu ternyata tetap sakit.
Selain kekuatan do’a adapula kekuatan makanan, Rasul suka bubur atau sup tepung plus susu (talbinah), perlu diketahui ternyata bubur tersebut mampu melembutkan hati si sakit dari kerasnya menahan rasa sakit menjepit; mampu menghilangkan sebagian kepedihan yang diderita.
Kekuatan minuman tidak kalah ampuh, kenalan Abu Sa’id Al-Khudri pernah sakit perut yang melilit. “Perlu diberi minuman madu kenalanmu itu”, sahut Rasulullah. Tiga kali minum madu, tapi tetap sakit. Keempat kalinya diberi minum madu oleh Rasulullah, akhirnya dia pun sembuh. “Allah memang Maha Benar dan perut saudaramu itu yang bohong.” Sabda Rasul. Setelah diberi dosis yang sesuai dan diberikan oleh orang yang ahli dan diridhoi, akhirnya sembuh.
Banyak lagi obat berupa makanan dan minuman yang tersedia, sesuai dengan sabda Rasulullah SAW. Yang mesti kita sadari adalah bahwa penyakit disebabkan oleh banyak hal yang masuk ke dalam tubuh kita, tetapi kita tidak menaruh khawatir pada hal tersebut, sehingga akibatnya rasa sakit melanda dan menyiksa. Tapi ternyata ada pula obat berupa makanan atau minuman yang masuk ke dalam tubuh kita tetapi menjadi obat bagi penyakit. Maka lebih baik kita mencegah daripada mengobati.

3 responses to “Rasa Sakit Menghilangkan Dosa

  1. Artikel yang sangat bagus, karena seringkali ketika rasa sakit melanda…kita malah menyalahkan makanan yang masuk ke perut kita…..Dan salam kenal juga yah pak, saya orang tuanya Reza dan Alifia. kelas 5 Yastrib dan 4 Tsur

  2. bagus artikel ni. tq.

  3. Bagus sekali artikelnya, bagus lg kalau d sertakan doa meredakan rs sakit .. tq🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s