EMOSI CERDAS BERISI

Jadilah diri menyadari bahwa kesadaran bukan hanya khayalan di mata atau nyanyian di telinga, akan tetapi kebangkitan di hati. Sadar dapat beraneka warna dan pesona, hanya sadar diri dalam mengabdi kepada ilahi yang merupakan pelangi hati, maka bentuklah sadar keberwujudan ilahi di hati sebagai salah satu komponen cerdasnya emosi.♥

Keberanian mengungkapkan kebenaran dengan kesabaran adalah sebuah kondisi memiliki kepercayaan diri. Diri haruslah meyakini bahwa dirinya perlu dipercayai dan memiliki kesadaran bahwa percaya diri adalah jendela hati, maka buka jendelamu untuk dimasuki cerdasnya emosi.♥

Hubungkan tali pengikat dirimu dan dirinya, pemikiran ganda lebih berdaya guna dibandingkan pemikiran satu jiwa. Kebersamaan lebih meringankan dan menambah keceriaan dari pada kebersendirian. Silaturahmi mampu membuka pintu rizki dan memperpanjang jarak hidup pada mati. Bukalah hubungan dengan orang lain, pertanda anda menerima kedatangan dinamika jiwa dan roda rasa untuk berdenyut dan mengalir dalam kecerdasan emosi anda.♥

Perubahan mengukir peradaban. Perubahan dari keburukan mengalirkan warna keindahan apabila putih warna nyata yang nampak ada. Hati tertutup pada pembaharuan menyebabkan bunga peradaban layu tak mau mekar. Peluk erat kenyataan dengan penuh harapan, dengan mampu mengembangkan sayap perubahan, oleh karena itu, bukalah pintu hati untuk mudah menerima lalu lalang perubahan.♥

Kekuatan dalam diri yang termotivasi oleh angin pencerahan dan terdorong oleh rasa kepedulian, lebih memberi kedekatan pada ridlo dan qodlo yang baik bagi hidup kita. Tujuan hidup yang pasti perlu dimotivasi dan diberi kreasi baik langkah atau celah nya untuk menuju ke intinya. Janganlah diri termotivasi oleh kebutuhan yang bersifat ilusi, tetapi gagaslah diri agar termotivasi untuk kepentingan abadi, motivasilah untuk tujuan hidup yang hakiki. Berdiam diri di surga Alloh yang berseri.♥

(Disarikan dari Daniel Goleman; mengenai 5 Komponen Kecerdasan Emosi)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s